Sukseskan PESPARAWI XIV Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Kabupaten Lamandau                     Dirgahayu Kabupaten Lamandau ke-15 (03 Agustus 2002 - 03 Agustus 2017)                     Selamat HUT Ke-72 Kemerdekaan RI, "Dirgahayu Republik Indonesia"                 
Berita

Waspada Inflasi di Tengah Bencana Kabut Asap

30 September 2015 09:10

Waspada Inflasi di Tengah Bencana Kabut Asap

Saat ini kita telah berada pada musim kemarau kurang lebih 5 bulan jalan dengan curah hujan jauh berada di bawah normal sehingga di beberapa daerah terjadi kekeringan dan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan yang menyebabkan dampak asap yang mengganggu berbagai sendi kehidupan kemasyarakatan baik pada sektor transportasi, pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan berbagai aktivitas lainnya. Jadwal penerbangan banyak mengalami penundaan atau bahkan pembatalan, sekolah-sekolah terpaksa harus diliburkan, masyarakat banyak terkena penyakit ISPA, hasil pertanian tidak optimal dan lain-lain. Mengamati kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah melalui SK Nomor 188.44/536/2015 tanggal 7 September 2015 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan Tanggap Darurat Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan (Karhutla) untuk Provinsi Kalimantan Tengah terhitung  sejak tanggal 7 September 2015 selama 2 minggu atau sampai dengan tanggal 19 September 2015.

Status ini dapat diperpanjang sesuai hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh Tim terkait. Kondisi demikian dikhawatirkan akan mengakibatkan terganggunya pasokan beberapa bahan pokok strategis di Kalimatan Tengah yang pada gilirannya akan mempengaruhi tingkat inflasi. Berdasarkan hasil rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2015 dikaitkan dengan kondisi cuaca saat ini, beberapa komoditas dikhawatirkan akan mengalami kenaikan harga adalah ikan-ikanan, sayur-sayuran, cabe, bawang dan sebagainya.

Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, TPID Provinsi bersama Kabuaten/Kota Se-Kalteng menggelar Rapat High Level Meeting (HLM) Khusus Menghadapi Tanggap Darurat Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan (Karhutla) yang dilaksanakan di aula Kantor Bupati Kotim lantai II Sampit tanggal 17 September 2015 lalu.

Ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian oleh TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait pengendali inflasi khususnya dalam menghadapi Tanggap Darurat Bencana Karhutla antara lain:  1). Agar Pasar Penyeimbang (PP) di semua Kabupaten baik tetap bergerak terus diaktifkan    paling  tidak sampai dengan tanggal 30 September 2015, khusus untuk Provinsi diminta agar pasar penyeimbang (PP) dioperasionalkan sampai dengan berakhirnya musim kering/kabut asap, yang diperkirakan sampai dengan akhir Oktober 2015. Bagi Kabupaten yang sampai saat ini belum mengoperasionalkan PP, diminta agar sekembalinya dari High Level Meeting (HLM) ini segera mengoperasionalkan PP dimaksud sesuai konsep dan pilosofi PP TPID Provinsi.

 2). Masing-masing TPID Provinsi dan Kab/Kota tetap memantau harga,ketersediaan/kecukupan seluruh bahan pokok strategis termasuk melaksanakan pemeriksaan stock ke gudang-gudang para distributor dan mengumumkan hasilnya kepada seluruh lapisan masyarakat.

3). Mengumumkan secara trasparan kepada seluruh masyarakat bahwa bahan pokok strategis tersedia secara mencukupi dalam beberapa bulan kedepan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan pembelian secara besar-besaran cukup membeli keperluan sehari-hari seperti pada hari-hari biasa.

 4). Diminta kepada para pedagang untuk tidak menaikan harga tanpa dasar/alasan yang rasional/wajar dan para pedagang juga diminta untuk tidak melakukan penimbunan bahan pokok strategis karena perbuatan ini adalah perbuatan melawan hukum dan dapat diberi sanksi yang berat.

5). Kepada instansi terkait diminta untuk melaksanakan pengelolaan ekspetasi masyarakat terhadap ketersediaan dan harga-harga bahan pokok strategis yakni dengan memberikan penjelasan secara jelas, transparan dan apa adanya terhadap ketersediaan stok bahan pokok strategis.

6). Kepada semua Kabupaten/Kota se- Kalimantan Tengah diminta agar melakukan percepatan Penyaluran Raskin kepada RTS-PM. Untuk alokasi Oktober 2015 agar disalurkan bersama dengan penyaluran raskin September 2015, dengan tetap berpedoman kepada Pedoman Umum Penyaluran Raskin Tahun 2015.

7). Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 10 tahun 2015 tentang Pengendalian Inflasi Kalimantan Tengah telah disosialisasikan kepada kita semua. Gubernur Kalteng minta agar Pergub tersebut dipedomani dan dilaksanakan dengan baik dan kepada Kabupaten/Kota juga diminta untuk menyusun Pergub serupa sebagai acuan bagi TPID Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. (run*)

Saat ini kita telah berada pada musim kemarau kurang lebih 5 bulan jalan dengan curah hujan jauh berada di bawah normal sehingga di beberapa daerah terjadi kekeringan dan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan yang menyebabkan dampak asap yang mengganggu berbagai sendi kehidupan kemasyarakatan baik pada sektor transportasi, pendidikan, kesehatan, perdagangan, dan berbagai aktivitas lainnya. Jadwal penerbangan banyak mengalami penundaan atau bahkan pembatalan, sekolah-sekolah terpaksa harus diliburkan, masyarakat banyak terkena penyakit ISPA, hasil pertanian tidak optimal dan lain-lain. Mengamati kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah melalui SK Nomor 188.44/536/2015 tanggal 7 September 2015 tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan di Wilayah Provinsi Kalimantan Tengah telah menetapkan Tanggap Darurat Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan (Karhutla) untuk Provinsi Kalimantan Tengah terhitung  sejak tanggal 7 September 2015 selama 2 minggu atau sampai dengan tanggal 19 September 2015.

Status ini dapat diperpanjang sesuai hasil evaluasi yang dilaksanakan oleh Tim terkait. Kondisi demikian dikhawatirkan akan mengakibatkan terganggunya pasokan beberapa bahan pokok strategis di Kalimatan Tengah yang pada gilirannya akan mempengaruhi tingkat inflasi. Berdasarkan hasil rapat teknis Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah yang dilaksanakan pada tanggal 10 September 2015 dikaitkan dengan kondisi cuaca saat ini, beberapa komoditas dikhawatirkan akan mengalami kenaikan harga adalah ikan-ikanan, sayur-sayuran, cabe, bawang dan sebagainya.

Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, TPID Provinsi bersama Kabuaten/Kota Se-Kalteng menggelar Rapat High Level Meeting (HLM) Khusus Menghadapi Tanggap Darurat Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan (Karhutla) yang dilaksanakan di aula Kantor Bupati Kotim lantai II Sampit tanggal 17 September 2015 lalu.

Ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian oleh TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait pengendali inflasi khususnya dalam menghadapi Tanggap Darurat Bencana Karhutla antara lain:  1). Agar Pasar Penyeimbang (PP) di semua Kabupaten baik tetap bergerak terus diaktifkan    paling  tidak sampai dengan tanggal 30 September 2015, khusus untuk Provinsi diminta agar pasar penyeimbang (PP) dioperasionalkan sampai dengan berakhirnya musim kering/kabut asap, yang diperkirakan sampai dengan akhir Oktober 2015. Bagi Kabupaten yang sampai saat ini belum mengoperasionalkan PP, diminta agar sekembalinya dari High Level Meeting (HLM) ini segera mengoperasionalkan PP dimaksud sesuai konsep dan pilosofi PP TPID Provinsi.

 2). Masing-masing TPID Provinsi dan Kab/Kota tetap memantau harga,ketersediaan/kecukupan seluruh bahan pokok strategis termasuk melaksanakan pemeriksaan stock ke gudang-gudang para distributor dan mengumumkan hasilnya kepada seluruh lapisan masyarakat.

3). Mengumumkan secara trasparan kepada seluruh masyarakat bahwa bahan pokok strategis tersedia secara mencukupi dalam beberapa bulan kedepan sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan pembelian secara besar-besaran cukup membeli keperluan sehari-hari seperti pada hari-hari biasa.

 4). Diminta kepada para pedagang untuk tidak menaikan harga tanpa dasar/alasan yang rasional/wajar dan para pedagang juga diminta untuk tidak melakukan penimbunan bahan pokok strategis karena perbuatan ini adalah perbuatan melawan hukum dan dapat diberi sanksi yang berat.

5). Kepada instansi terkait diminta untuk melaksanakan pengelolaan ekspetasi masyarakat terhadap ketersediaan dan harga-harga bahan pokok strategis yakni dengan memberikan penjelasan secara jelas, transparan dan apa adanya terhadap ketersediaan stok bahan pokok strategis.

6). Kepada semua Kabupaten/Kota se- Kalimantan Tengah diminta agar melakukan percepatan Penyaluran Raskin kepada RTS-PM. Untuk alokasi Oktober 2015 agar disalurkan bersama dengan penyaluran raskin September 2015, dengan tetap berpedoman kepada Pedoman Umum Penyaluran Raskin Tahun 2015.

7). Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor : 10 tahun 2015 tentang Pengendalian Inflasi Kalimantan Tengah telah disosialisasikan kepada kita semua. Gubernur Kalteng minta agar Pergub tersebut dipedomani dan dilaksanakan dengan baik dan kepada Kabupaten/Kota juga diminta untuk menyusun Pergub serupa sebagai acuan bagi TPID Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah. (run*)


BACA BERITA LAINNYA:

Anggota DPRD Kabupaten Lamandau Periode 2014-2019 Resmi Dilantik
HUT RI Ke-69: Wabup Pimpin Upacara
Pengukuhan Paskibraka Jelang HUT RI
Launching Web Bappeda Lamandau
Kab. Lamandau Peroleh Piagam Penghargaan Kinerja Terbaik Harapan I
Tingkatkan Kualitas Rencana Aksi PM2L Tahun 2015
Musrenbang RKPD Kedepankan Program Unggulan SKPD Tahun 2016 – 2018
Tingkatkan Daya Saing Daerah Hadapi Persaingan Global
LKPJ Bupati Lamandau Cermin Kepatuhan Terhadap Peraturan
PROLEGDA Tahun 2015 Menjawab Dinamika Kebutuhan Hukum Masyarakat
Lamandau Siap Wakili Kalteng Dalam Anugerah Pangripta Nusantara
2015,Kabupaten Lamandau Resmi Tambah Lima Desa Baru
Bupati Lamandau Hibahkan Tanah 2 Hektar Untuk Lokasi Perkantoran Desa Rimba Jaya
Lamandau Ikuti Penilaian Tahap IV Anugerah Pangripta Nusantara
DPRD Kab.Lamandau Beri Catatan Strategis Terhadap LKPJ 2014
Bupati Lamandau Tetapkan Delang sebagai Tujuan Wisata Alam dan Budaya
Pemkab.Lamandau Gelar Safari Ramadhan 1436 H di Tujuh Kecamatan
Suka Cita Menyambut Hari Jadi Ke-13 Kabupaten Lamandau
Tonjolkan Konsep Tradisional Dalam Pameran Pembangunan 2015
HUT Ke-70 Kemerdekaan RI, Momentum Tingkatkan Pembangunan Masyarakat
Tim LPI Kab.Lamandau siap wakili Kalteng Rebut Piala Presiden
Eksekutif dan Legislatif Sepakati Ranperda APBD-P Kab.Lamandau 2015
Semarak Takbir Keliling Nanga Bulik Menyambut Idul Adha 1436 H
Idul Adha 1436 H, Pemkab.Lamandau Salurkan 19 Ekor Sapi Qurban
Masyarakat Nanga Bulik – Kujan Gelar Acara Adat “Manuba”
Serapan Anggaran Kab.Lamandau Triwulan III Masih Dibawah Target
Seribu Bukung Kab.Lamandau Siap Catat Rekor MURI
KONI Kab.Lamandau Dituntut Tingkatkan Kinerja dan Prioritaskan Olahraga Unggulan
Pawai Ta’aruf Tahun Baru Hijriyah Diharapkan Menjadi Agenda Wisata
Festival Seribu Bukung Kab.Lamandau Sukses Catat Rekor MURI
Lamandau Juara Umum Festival Reyog Nasional ke XXII Tahun 2015
LAMANDAU KAJI PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN DAERAH
BPS Kab.Lamandau Sosialisasikan Metode Baru PDRB dan IPM
Tingkatkan Kualitas Data Dengan Bedah Buku
Dewan Riset Daerah Kab.Lamandau Periode 2015-2018 Resmi Dikukuhkan
Perkuat SIPD Sebagai Rujukan Perencanaan Pembangunan Daerah
Pemkab.Lamandau Kemas Penyerahan DIPA dan DPA-SKPD 2016 dengan Syukuran Atas Prestasi Kinerja 2015
Lamandau Aman dan Damai Dalam Peringatan Kelahiran Kedua “Tokoh Agung”
FORGAB SKPD TAHUN 2016 SUKSES DILAKSANAKAN
Pemkab Lamandau Laksanakan Musrenbang RKPD
LKPJ Bupati Lamandau telah Sukses disampaikan ke DPRD
Sukses dilaksanakan Rapat koordinasi Pengendalian (Rakordal) Kegiatan Triwulan I Tahun Anggaran 2016
Rakernas Pemuda Katolik Dimulai
Dewan Akui Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun 2015 Membaik
Pemkab Lamandau Kembali Meraih Opini WTP
Wakil Bupati Buka Pasar Ramadhan
PEMKAB LAMANDAU LAKSANAKAN SAFARI RAMADHAN DI 7 DESA
Marukan Laporkan Pertanggungjawaban APBD 2015 ke DPRD
Pemkab Lamandau Laksanakan RAKORDAL Triwulan II
Pemerintah Kabupaten Lamandau Menggelar Acara Halal Bihalal
Lamandau Peringati Hari Jadi Ke-14
Wakil Bupati Buka Pameran Pembangunan dan Pasar Rakyat
Menteri PPPA Canangkan Lamandau Sebagai Kabupaten Layak Anak
Festival Hulu Arai 2016, Lestarikan Permainan Tradisional
Realisasi Penyerapan Anggaran Masih di Bawah Target
Sukses....Festival Babukung 2016
Pemkab Lamandau Gelar Festival Babukung 2016
Bappeda Evaluasi Data SIPD
“Deklarasi Banda Aceh Untuk Universal Akses 2019”
Parade Lilin Sambut Perayaan Natal
DRD Gelar Sidang Paripurna
Pemkab Lamandau Gelar Forum Konsultasi Publik Revisi RPJMD untuk Jaring Aspirasi
Bappeda Melaksanakan Pra Musrenbang & Musrenbang RKPD Kabupaten Lamandau Tahun 2017
Rakornas Kelitbangan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2017
Pra Rapim TEPRA Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah
Pra Rapim TEPRA Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah
Focus Group Discussion (FGD) Pembahasan Data Publikasi Kabupaten Dalam Angka 2017
Kabupaten Lamandau
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Alamat: Jln. Bukit Hibul Timur No. 078 Nanga Bulik 74662
Telp: 0532 - 3220710
Fax:
Email: bappeda_lamandau@yahoo.co.id