Berita

HUT Ke-70 Kemerdekaan RI, Momentum Tingkatkan Pembangunan Masyarakat

Diterbitkan pada tanggal 18 Agustus 2015

Pada tanggal 17 Agustus 2015 ini, seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya, dan masyarakat Kalimantan Tengah pada khususnya tidak terkecuali masyarakat Kabupaten Lamandau dengan bersuka cita merayakan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia yakni Hari Ulang Tahun ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan melaksanakan upacara bendera di seluruh Lembaga Instansi Pemerintah, BUMN/BUMD, Perguruan Tinggi, dan Sekolah/Madrasah dalam suasana yang penuh hikmad, tertib, aman dan damai.

Bappeda Kab.Lamandau juga turut serta melaksanakan apel pagi di lingkungan Kantor Bappeda dalam rangka upacara singkat peringatan HUT ke-70 Kemerdekaan RI pada pukul 7.30 WIB di Halaman Kantor Bappeda dengan Kepala Bappeda Drs. MURIADI, M.Si sebagai Pembina apel.

Kepala Bappeda dalam apel tersebut membacakan Sambutan Gubernur Kalimantan Tengah yang diantaranya mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah untuk tidak henti-hentinya bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala nikmat yang diberikan termasuk nikmat Kemerdekaan yang dapat dirasakan sampai saat ini. Namun Kemerdekaan bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Kemerdekaan merupakan jembatan emas menuju cita-cita bangsa, yaitu masyarakat yang sejahtera, berdaulat, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Selanjutnya, HUT ke-70 Kemerdekaan RI ini, hendaknya dijadikan momentum yang efektif untuk meningkatkan pembangunan masyarakat Kalimantan Tengah melalui budaya kerja gotong royong sesuai Tema Peringatan HUT  ke-70 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yaitu “Ayo Kerja”, dan Sub Tema “Dengan Semangat HUT ke-70 Proklamasi Kemerdekaan RI, Kita Tingkatkan Semangat Kerja Gotong Royong serta Pemberdayaan Masyarakat di Berbagai Bidang Untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Rakyat Kalimantan Tengah dalam Bingkai NKRI.

Pada saat ini era pemerintahan Jokowi-JK melalui program “Nawa Cita” antara lain menegaskan bahwa negara harus hadir untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara, selain itu sangat penting membangun Indonesia yang sangat luas ini dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka NKRI. Sebab kita harus jujur mengakui bahwa berbagai keberhasilan pembangunan yang kita lakukan selama ini, ternyata masih belum mampu memberikan rasa puas kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat yang berada di daerah pedalaman dan pinggiran. Potret kehidupan masyarakat pedalaman dan pinggiran sebagian besar masih sangat memprihatinkan. Terutama hak-hak masyarakat dalam menerima pelayanan dasar di bidang pendidikan, kesehatan, perumahan, sosial, ketertiban dan keamanan masyarakat yang masih jauh dari harapan sehingga negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat dengan memberikan solusi yang cepat, tepat dan efektif yaitu melalui percepatan pemerataan pembangunan di daerah pinggiran dan perdesaan dengan pemberdayaan masyarakat melalui budaya kerja gotong royong. Selain itu, revolusi mental harus dilakukan oleh setiap pribadi bangsa ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *