Berita

Pemkab Lamandau Laksanakan RAKORDAL Triwulan II

Diterbitkan pada tanggal 15 Juli 2016

Pemerintah Kabupaten Lamandau, pada tanggal 13 Juli 2016 kemarin telah melaksanakan Rapat Koordinasi Pengendalian (RAKORDAL) pelaksanaan rencana pembangunan Kabupaten Lamandau Triwulan II Tahun 2016 di Aula Bappeda. Acara RAKORDAL dibuka oleh Wakil Bupati Lamandau, Drs. H. Sugiyarto, M.A.P dan dihadiri oleh seluruh SKPD. RAKORDAL ini merupakan agendan rapat koordinasi yg dilakukan tiap triwulan, dan bertujuan untuk mengetahui secara langsung realisasi fisik dan keuangan dari masing-masing SKPD baik yang bersumber dari APBD maupun APBN.

Wakil Bupati Lamandau mengatakan “melalui RAKORDAL ini pihaknya dapat melihat gambaran permasalahan atau kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan sampai triwulan II tersebut serta mencari solusinya”. “Ini juga sebagai upaya untuk memantau perkembangan pelaksanaan kegiatan pembangunan apakah dapat berjalan dengan baik sesuai rencana target yang ditetapkan sebelumnya, sehingga pelaksanaan pembangunan dapat dilaksanakan tepat waktu, berkualitas, tepat sasaran dan tertib administrasi, “ujarnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Drs. Muriadi, M.Si menjelaskan bahwa realisasi penyerapan anggaran yang bersumber dari APBD sampai dengan Triwulan II TA. 2016 sebesar 34,67% dan realisasi fisik sebesar 35,50%. Sedangkan realisasi penyerapan yang bersumber dari APBN yaitu :  Dana Tugas Pembantuan realisasi keuangan sebesar 29,53%, realisasi fisik sebesar 29,53%, Dana Urusan Bersama realisasi keuangan sebesar 19,47%, realisasi fisik sebesar 19,47%, Dana Alokasi Khusus Fisik realisasi keuangan sebesar 26,75%, realisasi fisik sebesar 31,59%, dan Dana Alokasi Khusus Non Fisik realisasi keuangan sebesar 12,04%, realisasi fisik sebesar 12,04%. Sedangkan realisasi Program/Kegiatan yang mendukung pelaksanaan PM2L yaitu realisasi keuangan sebesar 21,38%, realisasi fisik sebesar 24,27%.

Adapun yang perlu untuk menjadi perhatian kedepannya, sesuai dengan arahan dari Wakil Bupati Lamandau selaku pemimpin rapat pada rapat koordinasi pelaksanaan program/kegiatan tahun 2016 yaitu :

  1. Realisasi Pendapatan Daerah sebesar Rp. 465,217 Milyar atau 48% dari target Rp. 956,369 Milyar.
  2. Kepada kepala SKPD yang memiliki target pendapatan masih belum mencapai 50% supaya mengoptimalkan capaian target pendapatan di SKPD.
  3. Terdapat perbedaan Realisasi Belanja Daerah berdasarkan SPJ Fungsional per 30 Juni 2016 (aplikasi SIMDA) sebesar Rp. 331,296 Milyar atau 34,56 sedangkan berdasarkan data SKPD sebesar Rp. 332,379 Milyar atau 34,67%. Perbedaan sebesar 0,11% tersebut disebabkan karena belum dilakukan rekonsiliasi.
  4. Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan dari Dana Desa diminta kepada para Camat untuk memantau dan mendorong para Kepala Desa untuk segera menyampaikan laporan kepada DPKAD dan BPMD, karena diminta oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
  5. Berdasarkan paparan kepala ULP per 30 Juni 2016 masih terdapat 41 paket pekerjaan strategis yang belum lelang diminta kepada 8 kepala SKPD yang memiliki paket strategis supaya segera melaksanakan pelelangan karena dikhawatirkan waktu pelaksanaan pekerjaan tidak mencukupi, terutama paket pekerjaan yang sumber dananya dari DAK.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *