Berita

Perkuat SIPD Sebagai Rujukan Perencanaan Pembangunan Daerah

Diterbitkan pada tanggal 18 November 2015

Bappeda Kab.Lamandau telah melaksanakan Sosialisasi Permendagri Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Selasa (17/11/2015) di aula Bappeda Kab.Lamandau, Nanga Bulik. Kegiatan tersebut dibuka dengan resmi oleh Wakil Bupati Lamandau Drs. H. Sugiyarto, MAP dan dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kab.Lamandau FX. Perwira Gato, Unsur FKPD dan seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Lamandau dan Instansi Vertikal.

Pelaksanaan sosialisasi ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam konteks kesamaan persepsi sekaligus pendalaman terhadap substansi yang dimuat dalam permendagri nomor 8 tahun 2014 kepada para perencana pembangunan daerah kabupaten lamandau dalam rangka meningkatkan kualitas perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah, yang tentunya semua itu memerlukan dukungan ketersediaan data dan informasi pembangunan daerah yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pada pasal 274, 391, dan 394 bahwa perencanaan pembangunan daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam sistem informasi pembangunan daerah (SIPD), sehingga pemerintah daerah wajib melaksanakan SIPD dan mengumumkannya kepada masyarakat.

Hal ini semakin memperkuat posisi SIPD sebagai bahan rujukan dalam proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Namun penggunaan aplikasi SIPD sebagai acuan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah difokuskan kepada pemanfaatan informasi yang dihasilkan berdasarkan pengolahan data yang telah diinput oleh pemerintah daerah.

Oleh karena itu, faktor kelengkapan, kemutakhiran, keakuratan dan validitas data menjadi unsur yang penting dalam proses pengumpulan dan penginputan elemen data yang kemudian akan diolah lebih lanjut untuk menghasilkan analisa data dalam aplikasi SIPD.

Wakil Bupati Lamandau dalam sambutannya mengatakan bahwa begitu penting dan strategisnya SIPD dalam mendukung pembangunan nasional melalui penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan, sehingga kegiatan SIPD ini perlu dimasukkan dalam rencana strategis pembangunan daerah, dan Kab.Lamandau telah menindaklanjutinya.

“Oleh karena itu, sebagai perwujudan dari amanat peraturan perundang-undangan tersebut kita telah membentuk tim pengelola sipd yang beranggotakan beberapa skpd terkait dengan kebutuhan data, dengan sekretariat di bappeda kabupaten lamandau,” tambahnya.

Sosialisasi sipd pada hari ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan pemantapan dalam memahami substansi dan pedoman pengelolaan sistem informasi pembangunan daerah (sipd) kepada skpd terkait.

Disamping itu, juga untuk mengoptimalkan pengumpulan, pengisian, evaluasi serta pemanfaatan data dan informasi pembangunan daerah melalui aplikasi sistem informasi pembangunan daerah (sipd) pada aplikasi online www.sipd.bangda.kemendagri.go.id;

SIPD terdiri dari 8 (delapan) kelompok data, 31 jenis data dan 2.680 elemen data. Adapun delapan kelompok data tersebut yaitu data umum; sosial, budaya; sumber daya alam; infrastruktur; ekonomi; keuangan daerah; politik, hukum, dan keamanan; serta insidensial.

Wakil Bupati Lamandau juga menambahkan, dengan melihat banyaknya elemen data yang harus diisi, maka dibutuhkan keseriusan dari Tim Pengelola SIPD untuk berupaya menyediakan data yang dibutuhkan, tentunya data yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Oleh karena itu saya minta kepada Tim Pengelola SIPD Kab.Lamandau agar dapat mengagendakan rapat mulai dari rapat koordinasi pengumpulan data sampai dengan rapat evaluasi terpadu data SIPD, sehingga keterisian data SIPD Kab.Lamandau dapat terus ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun dari segi kualitas,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *