Berita

Realisasi Penyerapan Anggaran Masih di Bawah Target

Diterbitkan pada tanggal 10 Oktober 2016

Pemerintah Kabupaten Lamandau pada tanggal 5 Oktober 2016 telah menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian (RAKORDAL) Triwulan III di Aula Bappeda. Rapat ini membahas dan mengevaluasi pelaksanaan rencana pembangunan tahun 2016, khususnya Triwulan III. Dari Pemaparan masing-masing Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Bupati Lamandau, H. Sugiyarto, M.A.P, diketahui bahwa capaian realisasi serapan anggaran baik fisik maupun keuangan Kabupaten Lamandau hingga Triwulan III masih jauh di bawah target. Dimana hingga akhir september, realisasi serapan anggaran fisik baru mencapai 58,29 persen, sedangkan realisasi keuangan baru mencapai 52,82 persen. “Seharusnya, target capaian hingga akhir Triwulan III baik fisik maupun keuangan adalah sebesar 85 persen. Namun Kabupaten Lamandau masih berada di bawah itu,” jelas Sugiyarto. Menurutnya, masih rendahnya realisasi serapan anggaran tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, diantaranya adalah transfer dana dari pusat seperti halnya dana alokasi khusus (DAK) yang juga terhambat. “Sehingga kita belum membayarkan kepada pihak rekanan. Dan ini di hitung dalam realisasi capaian keuangan daerah,” jelasnya. Selain itu, lanjut dia, terkait dengan peraturan yang harus dilakukan perbaikan. Contohnya, untuk Dinas Kesehatan, belanja langsung belum bisa terserap seperti insentif belum terbayar. “Dan baru tebayar pada Oktober ini, sehingga belum masuk dalam perhitungan realisasi Triwulan III,” ucapnya. Untuk itu, dengan sisa waktu kurang lebih dua bulan kedepan, diminta kepada kepala SKPD dan juga PPTK kegiatan agar sering turun memantau sejauh mana perkembangan pekerjaan atau proyek di lapangan. “Ini dimaksud untuk mengejar target yang masih belum tercapai. Selain itu, agar ketika ada kendala dalam pengerjaan proyek bisa segera diselesaikan. Karena akan berpengaruh terhadap realisasi penyerapan anggaran,’ jelasnya. Meski serapan anggaran hingga akhir Triwulan III masih rendah, namun Sugiyarto optimis dengan sisa waktu yang ada kurang lebih 2 bulan, akan dapat tercapai seluruhnya. “Sebenarnya, untuk pekerjaan di Dinas PU, beberapa proyek sudah selesai dikerjakan. Namun karena dana transfer pusat juga lambat, jadi belum bisa dibayar. Dan kalau sudah dibayar saya yakin target realisasi penyerapan anggaran kita akan tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Kabupaten Lamandau, Drs. Muriadi, M.Si menjelaskan bahwa realisasi penyerapan anggaran sampai dengan triwulan III Tahun Anggaran 2016 adalah sebagai berikut untuk APBD realisasi fisik 58,29% dan realisasi keuangan 52,82%, DAK realisasi fisik 72,70% dan realisasi keuangan 43,12%, Tugas Pembantuan realisasi fisik 80,41% dan realisasi keuangan 82,95%, Dana Urusan Bersama realisasi fisik 89,54 dan realisasi keuangan 92,03%, dan PM2L realisasi fisik 68,89 dan realisasi keuangan 74,68%.

Adapun arahan Wakil Bupati Lamandau terkait dengan hasil RAKORDAL Triwulan III Tahun Anggaran 2016 yaitu :

1. sesuai dengan laporan triwulan III Tahun Anggaran 2016, dalam waktu yang tersisa agar SKPD memacu pekerjaannya, misalnya dengan menambah tenaga kerja, jam lembur dan sebagainya.

2. pembayaran kepada pihak ketiga dilakukan sesuai dengan progres pekerjaan fisik.

3. kepada SKPD agar memperbaharui data Rencana Umum Pengadaan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *