Berita

Serapan Anggaran Kab.Lamandau Triwulan III Masih Dibawah Target

Diterbitkan pada tanggal 05 September 2015

Serapan anggaran APBD Kab.Lamandau pada triwulan III belum memenuhi target 85% yaitu masih 60,96% sehingga terdapat deviasi sebesar 24,04% sedangkan realisasi fisik sebesar 65,56%. Akhir november nanti diharapkan dapat menyelesaikan semua pekerjaan, karena hal ini ada hubungan yang signifikan antara serapan anggaran dengan hasil kemajuan fisik pekerjaan yang dilaksanakan, sehingga masih ada waktu kurang lebih 2 bulan untuk mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaan kegiatan sebelum berakhir tahun anggaran 2015 ini.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Lamandau Drs. H. Sugiyarto, MAP dalam sambutannya sekaligus membuka dan memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Rencana Pembangunan Triwulan III Kab.Lamandau Tahun Anggaran 2015 di Aula Bappeda, Kamis 1 September 2015. Rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kab.Lamandau, Kepala SKPD dan Camat, serta Kepala Instansi Vertikal.

Sehubungan dengan rendahnya serapan anggaran tersebut Bupati meminta perhatian kepada Seluruh SKPD Kab.Lamandau terhadap hal-hal antara lain : 1) Memacu pekerjaan fisik dan penyerapan anggaran disetiap SKPD diantaranya dengan menambah tenaga kerja, melakukan lembur, serta memperlancar penyediaan bahan baku. Untuk itu, diminta kepada kepala SKPD dan PPTK untuk sering memantau perkembangan di lapangan, sehingga setiap permasalahan dan kendala dapat segera diatasi. 2) Mendorong penyedia barang/jasa untuk mencairkan uang muka dan termin sesuai tahapan yang disyaratkan dalam kontrak. 3) Pembayaran kepada jasa pihak ketiga/rekanan agar dilakukan sesuai progress realisasi fisik yang ada dan setelah melakukan pemeriksaan fisik di lapangan. 4) Untuk pelaksanaan pengadaan yang dilaksanakan pada APBD perubahan 2015, agar memperhatikan batas waktu berakhirnya anggaran paling lambat akhir November 2015. 5) Setiap pekerjaan agar memperhatikan kualitas barang dan hasil pekerjaan yang diserahkan oleh pihak rekanan kepada kepala skpd selaku pengguna anggaran. 6) Kepada SKPD agar meng-update data rencana umum pengadaan dan perubahannya pada aplikasi sistem informasi rencana umum pengadaan di web SIRUP LKPP. 7) Setiap SKPD agar meng-update data serapan anggaran di monev online. 8) Melaksanaan persiapan lelang jasa konsultansi perencanaan untuk pekerjaan tahun  2016 yang akan dating.

Pada kesempatan itu juga, Wakil Bupati mengingatkan kepada kita semua, bahwa kita telah berada pada musim kemarau. Musim kemarau selain membawa bencana kekeringan yang berkepanjangan, gagal panen serta penyakit, akibat suhu panas yang tak menentu juga membawa peluang bencana kebakaran hutan dan kabut asap seperti yang sudah kita rasakan dampaknya saat ini. Untuk itu perlu perhatian kita semua untuk mencegah dan mengendalikan kebakaran hutan, lahan dan pekarangan.

“Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lamandau dan para Camat se-Kabupaten Lamandau agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan di lapangan dengan menjalin kerjasama dengan semua pihak agar penanggulangan kebakaran hutan dan lahan dapat terkoordinasi  dengan baik dan efektif,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *