Berita

Tingkatkan Kualitas Data Dengan Bedah Buku

Diterbitkan pada tanggal 29 Oktober 2015

Bappeda Kab.Lamandau bekerjasama dengan BPS Kab.Lamandau melaksanakan Rapat Bedah Buku yang dilaksanakan di aula Bappeda Kab.Lamandau, Nanga Bulik 29 Oktober 2015. Rapat Bedah Buku yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menyatukan persepsi antar SKPD sebagai sumber data dalam mempublikasikan Buku “Data Pokok Pembangunan Kabupaten Lamandau 2014/2015 atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Buku Kabupaten Dalam Angka.

Rapat Bedah Buku dipimpin oleh Kepala Bappeda Kab.Lamandau Drs. Muriadi, M.Si dan didampingi oleh Kepala BPS Kab.Lamandau Agus Suhendar, S.Stat sekaligus sebagai Narasumber. Adapun peserta yang hadir adalah SKPD/instansi terkait sebagai sumber data penyusunan buku.

Muriadi mengharapkan keseriusan SKPD/instansi yang hadir dalam mengikuti kegiatan bedah buku ini demi perbaikan dan penyempurnaan buku tersebut yaitu dengan mengoreksi/validasi data yang akan dipublikasikan.

“Diharapkan juga agar SKPD terkait dapat melakukan updating terhadap data yang ditampilkan dalam buku baik dari segi peraturan, maupun dari segi kebutuhan daerah”, tambahnya.

Demi mendukung data yang mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan untuk kebutuhan perencanaan pembangunan daerah, SKPD terkait diminta untuk dapat meningkatkan kualitas data pada bidangnya masing-masing.

Selain itu, Muriadi juga meminta kepada SKPD terkait agar data di SKPD yang setiap tahun diminta secara resmi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kab.Lamandau agar bisa segera ditindaklanjuti oleh SKPD terkait, agar dapat segera dilakukan analisis data demi tersedianya data kabupaten yang tepat, cepat dan akurat.

Rapat Bedah Buku ini merupakan rangkaian proses pelaksanaan penyusunan buku publikasi statistik Kab.Lamandau tahun 2014/2015 berdasarkan perjanjian kerjasama antara Bappeda Kab.Lamandau dengan BPS Kab.Lamandau yang telah disepakati sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Agus Suhendar menyampaikan ucapan terima kasih kepada SKPD/instansi terkait yang telah hadir dan antusias dalam turut serta melakukan koreksi dan validasi data. Hal ini bisa menjadi brainstorming bagi SKPD/instansi terkait dalam melakukan updating data yang ditampilkan untuk kebutuhan perencanaan pembangunan tentunya disesuaikan dengan peraturan terkini dan kebutuhan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *